15 DBBC [Day 6: Saat Membeli Buku]

15-Day-Challenge

Masih bertahan di challenge ini dan sampai juga di hari Ke-6 Describe how you shop for books

Saya tipe orang yang kalau beli buku pasti cari resensinya terlebih dahulu, paling tidak untuk lebih memantapkan hati saat akan membelinya. Biasanya saya baca-baca di Goodreads lebih dulu atau kalau pas ke toko buku saya baca-baca sekilas bukunya.

Cover buku yang keren atau penulis terkenal tidak terlalu mudah menggoda saya, kecuali beberapa penulis yang memang bukunya sudah saya tunggu-tunggu. Kalau tempat membelinya saya lebih sering ke toko buku ketimbang beli online, kecuali buku-buku yang di toko buku sudah susah didapat baru saya cari di toko buku online. Untungnya sih sekarang masih sempat untuk pergi ke toko buku, tapi kalau ada buku bagus dengan promo menarik boleh juga dibeli secara online ๐Ÿ™‚

Nah gimana sih saat kalian membeli buku?

Share yuk ikutan challenge ini di blognya April

‘Ne Margane

Advertisements

15 DBBC Day 5: Menguras Air Mata

15-Day-Challenge

Hari kelima dalam 15 Day Book Blogging Challenge : Recommend A Tear Jerker

Buat saya ada beberapa buku yang saat membacanya benar-benar menguras emosi dan air mata, diantaranya Air Mata Retak karya Marhaeni Eva yang sudah pernah saya review.

Air mata retak

Kukenang dan kupelihara koyak moyak ini, hingga dunia menghilang dari pandanganku

Bagaimana rasanya diasingkan oleh keluarga, dikhianati kekasih dan buah hatinya direnggut dengan paksa? Begitulah kisah yang dialami oleh Nawangsasi. Jalan panjang penuh derita Ia lalui dengan tegar, tapi bagaiamanapun juga luka batin pelan-pelan menggerogoti raganya. Meski sad ending, tapi saya tetap puas membacanya sampai tuntas.

Lalu buku yang lain adalah Moga Bunda Disayang Allah karya Tere Liye, yang baru-baru ini filmnya juga keluar, perjuangan seorang bunda yang memiliki seorang putri yang menjadi buta dan tuli. Nangis habis pas si Karang mengajari Melati untuk bisa mengerti dan memahami dunia yang tidak lagi bisa ia dengar dan lihat, menangis saat membayangkan menjadi Bundanya melati ๐Ÿ˜ฆ

wpid-galaksi-kinanthi_depan_ok1.jpg

Buku ketiga, adalah Galaksi Kinanthi dari Tasaro GK, buku ini juga pernah saya review di awal postingan blog ini.

Nanti, kalau kita ndak bersama lagi, terus kamu cari aku, kamu lihat aja ke langit sana, Thi. Cari Gubuk Penceng. Di bawahnya ada galaksi yang tidak terlihat, Namanya Galaksi Cinta. Aku ada di situ.

Perjalanan penuh liku dan derita dari seorang Kinanthi yang akhirnya membuatnya menjadi penulis terkenal di New York. Meski begitu dia selalu teringat dengan Ajuj, sahabat masa kecil dan sekaligus orang yang Ia cintai. Seperti apa kisahnya? silahkan bisa dibaca review saya di sini ๐Ÿ™‚

Itulah salah tiga buku-buku yang sukses membuat saya menangis.

Ada yang ingin ikutan challenge ini, silahkan cek ke blognya April ya ๐Ÿ˜€

‘Ne Margane

15 Day Book Blogging Challenge [Day 4: Terlanjur Bosan]

15-Day-Challenge

Hari keempat dengan pertanyaan buku apa yang ingin dilempar setelah membaca?

Sebenernya sih tidak ada buku yang saya jadikan bahan lemparan apalagi buat ngelempar tikus ๐Ÿ˜† tidak, itu sayang sekali. Hanya saja kalau saya ditanya ada nggak buku yang bikin geregetan dan membuat saya segera menutup buku tanpa selesai membacanya, tentu ada. Belum lama ini saya sedang membaca Don’t Try This at Home karya Katie Pearson, tapi sampai sekarang belum juga selesai membacanya. Bahkan saya sudah melewati 3 buku lain yang saya baca terlebih dulu. Kenapa itu bisa terjadi? simpel aja, buku itu membuat saya bosan membacanya. Kalau dari segi ide cerita yang diambil sebenernya cukup bagus. Tentang seorang perempuan yang meninggalkan pekerjaannya karena dia harus berjuang menghadapi kanker yang dideritanya.

Membaca cerita dengan disisipi email sebagai bagian dari cerita itu sih oke saja, tapi kalau sepanjang novel adalah emai membuat saya stres juga bacanya. Akhirnya belum selesai saya baca buku itu dan entah sampai kapan akan saya lanjutkan lagi.

Jika ingin bergabung dengan challenge ini silahkan ke blog April ya ๐Ÿ™‚

‘Ne..

15 Day Book Blogger Challenge [Day 3: My Blogging BFFs]

15-Day-Challenge

Pertanyaan untuk hari ketiga adalah Who Are Your Blogging BFFs?

Berhubung saya baru membuat blog yang khusus tentang buku jadi untuk teman2 dekat diantara blog buku saya masih belum ada. Tapi ada beberapa blog yang sering saya kunjungi dan baca reviewnya, meski kadang hanya menjadi silent reader saja. Salah satua blog yang menginspirasi saya untuk membuat blog khusus tentang buku adalah blog Lust and Coffee milik Yuska. Waktu itu saya juga nggak tahu dari mana asalanya sampai saya nyasar ke blognya :mrgreen:

Untuk blog kedua yang saya sering kunjungi adalah Petronela Putri Booksย milik @kopilovie kebetulan saya follow twitternya dan ada alamat blognya di sana. Beberapa kali berkunjung dan meninggalkan jejak di sana. Selebihnya saya masih acak membuka blog-blog buku yang ada, blogwalking dari satu blog ke blog yang lainnya. Untuk yang diwordpress sengaja saya follow biar bisa update postingan mereka.

Mungkin nanti saya akan menemukan blogger buku yang bisa dekat, kebetulan saya baru mendaftar BBI semoga bisa masuk dan mendapatkan teman-teman baru sesama pecinta buku ๐Ÿ™‚

Ohya barangkali ada yang mau ikutan challenge ini? langsung datang aja ke blog April ya ๐Ÿ˜‰

‘Ne..

15 Day Book Blogger Challenge [Day 2: Bedtime Reading Ritual]

15-Day-Challenge

Hari ke 2 dari 15 Day Book Blogger Challenge adalah Bedtime Reading Ritual

Kalau berdoa itu sudah pasti ya dilakukan sebelum tidur, dan berhubung saya nggak terlalu suka nonton TV kecuali ada film favorit, saya pasti baca buku dulu. Apalagi kalau memang sedang ada buku yang dibaca, paling sempat untuk baca ya pas sebelum tidur sembari nunggu ngantuk.

Jadi setelah bersih-bersih sebelum tidur, saya bawa buku ke tempat tidur dan baca sampai kadang ketiduran juga. Baca buku sebelum tidur itu cepet banget bikin ngantuk lho, kayaknya bagus juga tuh buat terapi yang insomnia ๐Ÿ˜†

Ohya kalau ada yang mau ikutan boleh aja silahkan klik di blognya April ๐Ÿ™‚

‘Ne..

15 DBBC : My Confessions

Sengaja ikutan biar bisa update blog buku ini yang lama terbengkalai ๐Ÿ™‚

Challenge ini berupa pertanyaan yang harus dijawab dan karena challengenya memang 15 hari jadi satu hari satu pertanyaan. Tapi kalau saya kayaknya nggak bisa setiap hari berturut-turut :mrgreen:

Untuk hari ke-1 membuat 15 pengakuan yang berhubungan dengan buku, dan inilah pengakuan saya ๐Ÿ˜€

1. Mewajibkan diri sendiri, paling tidak dalam satu bulan harus ada buku yang dibeli. Kalau soal ini sih, nggak diwajibkan pun banyak banget buku-buku yang pengen dibeli ๐Ÿ˜€

2. Suka banget bau buku baru, kalau pertama beli pasti pas dibuka langsung tanpa sadar nyiumin bau bukunya. Nggak tahu yah, ย jadi semacam ritual atau kebiasaan ๐Ÿ˜†

3. Suka kalau harus nyampulin buku, nyampulin buku dengan sampul plastik bisa menjadi semacam relaksasi kalau buat saya, tenang dan menghanyutkan lama-lama ngantuk deh matanya haha. Kadang suka gatel kalau pas pinjem buku orang lain dan ternyata belum disampulin, jadi biasanya disampulin skalian hehe. Yah, itung-itung buat tanda terima kasih karena udah dipinjemin baca.

4. Kalau lagi ada book fair dan semacamnya biasanya merasa sayang kalau harus pulang cuma bawa satu dua buku, jadilah ย borong sekalian, biasa aji mumpung, mumpung murah haha.

5. Sebelum tidur pasti bawa buku yang lagi dibaca ke tempat tidur, meski kadang juga nggak lanjut baca tapi ngerasa tenang kalau ada buku di sebelahnya. sebenernya sih biar kalau pas di tempat tidur pengen baca ya tinggal buka aja.

6. Membaca dengan pembatas buku itu wajib. Nggak suka banget kalau ada yang pinjam buku dan bacanya dengan cara melipat halaman, sebel banget deh. Makanya buku-buku selalu ย saya beri pembatas terutama buku yang tidak ada pembatas bawaannya, biasanya yang dijadikan pembatas itu sticker2, atau gantungan merk baju atau celana :mrgreen:

7. Paling seneng nyebarin virus membaca sama orang-orang sekitar, kalau udah ada yang mulai berminat pasti deh ย saya tawarin buku-buku saya untuk dia pinjem dan baca. Ingin membudayakan membaca dengan orang-orang dekat dan sekitar dulu.

8. Pecinta karya sastra dalam negeri, jadi kebanyakan hampir 90 persen koleksi buku itu karangan penulis dalam negeri. Nggak harus yang udah terkenal, kalau emang bukunya bagus meski baru nulis satu buku ya beli aja.

9. Seneng banget kalau dapet kado buku. *kode apa kode ini :mrgreen:

10. Sebelum beli buku selalu baca sinopsisnya dulu, atau kalau memang ada yang sudah dibuka ya dibaca-baca dulu, tertarik isinya beli kalau nggak ya nggak jadi beli.

11. Saya selalu memberi label pada buku saya seperti ini: Pustaka Pribadi, nama, alamat, dan blog. Tujuannya agar kalau ada yang pinjam dan dipinjamkan lagi nggak lupa untuk mengembalikannya ๐Ÿ˜† lebih tepatnya memudahkan untuk pengembalian. Kadang saya sendiri lupa siapa yang pinjam buku apa. Kebanyakan juga nggak balik bukunya ๐Ÿ˜ฆ

12. Kalau suka sama sebuah buku, nggak puas kalau cuman pinjem, jadi harus beli, karena suatu saat bisa dibaca ulang. Apalagi kalau bukunya menginspirasi.

13. Saya tidak terpaku pada satu jenis genre, tapi paling suka sastra Indonesia, dan kurang suka dengan cerita horor ๐Ÿ™‚

14. Berhenti baca ย buku di tengah jalan kalau bukunya membosankan, dan ditinggal baca buku yang lain dulu. Kalau sudah kehabisan bacaan baru deh dibaca lagi.

15. Impian, bukan hanya ingin menjadi pembaca tapi juga memiliki karya atau buku yang dibaca orang lain. Sementara baru satu antologi bareng temen-temen, next ingin karya sendiri yang keluar.. Semoga terwujud.. aamiin.

Nah itu dia pengakuan saya tentang segala hal yang berhubungan dengan buku ๐Ÿ˜€

Ada yang berminat ikutan? langsung saja ke tekape di blog April.